marching band

denny ditunjuk untuk ikut marching band.

dia dapat alat musik tabuh bass

Iklan

Umroh

Denny berkesempatan pergi umrah dengan ayah bunda kakek nenek dan nenek
ini pertama kalinya denny pergi ke luar negeri. dan berurusan dengan imigrasi. jadilah ayahnya yang mendampingi ketika harus berhadapan dengan petugas imigrasi.

Alhamdulillah sehat, cuma pilek dan alergi kulit, serta bibir pecah pecah, namun masih bisa melaksanakan umroh bahkan dua kali.

Ketika baru sampai Madinah, langsung diajak sholat subuh ke masjid Nabawi. Denny dibawain sejadah.
Kemudian ketika sampai di dalam masjid baru sadar kalau sejadah yg diselempangkan ke leher sudah ga ada.

Denny lumayan dapat perhatian dari beberapa jemaah, punggungnya diusap-usap, ditanya-tanya (dalam bahasa yg kita mengerti), diajak tos.
waktu di Mekkah pun denny bahkan dapat sedekah nasi biriyani dari orang 😀
dan juga ketika baru mendarat di Jeddah, dan melewati pemeriksaan imigrasi, denny malah ditawarin kacang sama petugas imigrasinya. tadinya denny nyangka itu kacang, jadi langsung dikunyah ajah. taunya kuaci 😀

denny depan ka'bah

dalam menjalankan ibadah, denny ga ada masalah, paling cuma diingatkan untuk ikut sholat sunnah, soalnya sayang udah di kota haram koq ga banyak shalatnya.
Nah, pas dapat masuk ke raudhah, denny diajak sholat malah diam aja berdiri, ternyata dia sempit dan sulit untuk sholat.
Ya maklum, di raudhah orang ramai banget yang mau masuk ke lokasi tersebut, tapi ya sayang aja kesempatan doanya jadi hilang.

Di hotel, hiburan denny adalah tv. Ada channel anak-anak (cartoon network) yang arabiya. Semuanya didubbing pakai bahasa arab. Ada satu dua yang film khusus dibuat dengan kearifan lokal arab.
sementara ketika di pesawat, hiburannya adalah inflight entertainment, dari nonton film sampai main game.

nah ketika selesai umroh, ditanyain, mau digundul apa engga. dijawab mau.
tapi begitu di jakarta, dia kaya’nya agak malu ketika dikata-katain botak sama orang gang belakang. jadi setiap pergi ke mesjid deket rumah, sarungnya selalu disangkutin di kepalanya.

taman wisata pulau situ gintung.

Sekolah denny mengadakan study tour ke taman wisata pulau situ gintung. lokasinya di pinggir jakarta dan menuju kesana tidak terlalu susah.

di lokasi tersebut ada tempat membuat keramik, rumah keramik citra, ada pula tempat membatik.

karena waktunya singkat, hanya sampai jam 12 siang, maka cuma satu option yang diambil, yaitu membatik.

plus ada acara yang dipandu mc.

18/02/2014

ada pla tempat olahraga dan retoran.

balada uang saku

entah angin apa, bunda nya ngasi uang 5000 ke denny, dan bilang untuk disimpan. nanti kalo mau beli sesuatu, pakai aja uang itu.

walhasil,
hari pertama megang uang tersebut, denny udah belanja es teh. seharga 3000.

hari kedua, uangnya di genapkan lagi jadi 5000, ternyata dapat laporan, kalau dia beli es diluar pagar sekolah. dan beli pop mie, karena panas, jadi katanya ditiupin sama gurunya. uang sisa 1500.

hari ketiga, uangnya cuma ditambahin 2000, jadi 3500. dibelanjain denny beli es teh lagi 3000 dan uang 500 nya katanya gelinding, hilang.

intinya adalah sebenarnya denny belum siap untuk dikasih uang saku. selain belum tahu nominal uang, dia pun ga terkontrol belanja nya.

dan juga karena ikut-ikut temannya belanja, padahal ga penting juga sampe beli – misalnya : pop mie.

jadi diputuskan untuk tidak lagi memberi uang saku selama kelas 1 SD ini. apalagi semua cemilan dibekalin.

kalo emang mau jajan, paling pergi ke mini market.

Membaca

Senagnya Denny sudah semakin bisa membaca.
Walau ada ejaannya yang kadang terbalik, atau susah membedakan

huruf

I besar dengan l kecil. Atau protes kenapa hutuf I ga ada titiknya.