PR satu malam

karena kita lagi besuk keponakan yang baru lahir, jadi bakal pulang larut (karena lokasi jauh dari rumah).

menelpon ke rumah, denny bilang ada PR, dikumpul besok. tapi belum ada buku paketnya. tematik tema 3.

lha?

terus gimana cara mengerjakan PR, kalau buku paketnya aja belum dikasih.

bundanya protes ke gurunya lewat whatsapp group. barulah dikirim softcopy buku paketnya dengan wanti-wanti tidak boleh di-print.

baiklah, tapi khan ini kita lagi ga di rumah, biarpun bisa diunduh via handphone. cukup besar ~ 144 halaman pdf.

akhirnya saya minta tolong mb ipang untuk fotoin soal PR nya (yang ditulis denny di buku PR).

setelah dapat pertanyaanya. mulailah berburu di google. bisa dapat bahan jawabannya, yang kemudian dikirim kembali ke WA nya mb ipang. untuk kemudian denny menulis rangkumannya di buku PR nya.

Iklan

kursus menghitung roya

ada promo di facebook tentang teknik menghitung perkalian dan pembagian dengan menggunakan jari.

setelah liat video promo nya, ternyata agak beda dengan cara jarimatika.

Hasil googling ternyata konsep ini dibuat oleh orang malaysia.

akhirnya daftar juga walaupun was-was kalau ini sejenis scam.


kursusnya di adakan di pop hotel kelapa gading dari jam 8 sampai jam 11.

ih ga lama, apa iya anak anak itu bisa menyerap dan mengaplikasikannya?

setelah selesai denny dan rafaro dites, suruh hitung sebuah perkalian, ealah ,lupa caranya.

untung sebelumnya beli buku yg dijual panitia, 3 buku Rp100.000, yg diklaim kalo beli online seharga Rp200.000

pesantren kilat

Ini untuk pertama kalinya denny pergi sendiri tanpa ayah bunda, yaitu pergi ke pesantren kilat sabtu minggu ke pesantren di bogor.

jadi bawaannya dibikin satu tas saja supaya tidak repot serta dibekali uang jajan dalam bentuk uang pecahan.

dan walaupun merujuk hystorical nya banyak kejadian yang bikin orang susah ‘melepas’, tapi ternyata denny bisa ‘dilepas’ untuk mengurus diri sendiri.

 

kacamata hilang (lagi)

ini kedua kalinya, kacamata denny hilang di sekolah.

ngakunya, kacamatanya ditaruh di meja di kelas untuk kemudian isoma (istirahat – sholat – makan).

selesai sholat, kacamatanya sudah tidak ada,
gurunya sudah membantu mencari, dan juga tas teman-temannya dibongkar. tapi tidak ketemu juga

tanpa izin

pagi ini denny mau kunjungan edukasi ke pabrik nugget, ketika tasnya diperiksa, di dalamnya ada handphone lama punya bundanya.

sebelumnya handphone itu memang ditaruh di meja ayahnya buat dipakai untuk hal lain (yang belum juga dimulai-mulai, hanya rencana doang).

masalahnya, denny sama sekali ga bilang kalau dia bawa handphone itu.
kalau bilang, mungkin dikasih solusi, karena ketika ditanya untuk apa handphone itu, dia bilang untuk foto-foto.

di sekolahnya (atau di bis) memang ada beberapa anak yang membawa handphone dan tablet. yang kemungkinan memang untuk dipakai main games.