eye patch

selagi nonton bareng denny di sofa, si denny nonton sambil maju berdiri, sementara saya tetap diposisi duduk.

trus saya suruh denny duduk dan coba baca subtitle di tv.
gak keliatan, katanya.
saya suruh berdiri didepan sofa, barulah kebaca.

oalah dejavu all over again, jaman dulu saya pakai kacamata juga hampir mirip dengan hal ini. papa ngetest saya untuk liat tanggalan di kalender yang jauh didepan, dan ga kebaca.

jadi tanya-tanyalah saya ke ferdiriva, apa bisa ditunda supaya denny ga pakai kacamata dulu, karena masih suka bercanda dan suka permainan fisik seperti sepakbola.
eh, riva malah menyarankan secepatnya pergi ke dokter mata.

jadilah tadi sore ke jakarta eye center ketemu dr. florence seperti yang disarangkan riva.

check pertama, denny – dan juga rafaro ada plus dan silindris, tapi ga ada minus.

di dokter, di-check lagi, denny harus punya kemampuan baca 100% (dengan atau tanpa lensa), ternyata mata kanannya cuma 60%. biarpun dipasang lensa apapun tetap kesulitan.
begitu juga rafaro. mata kanannya cuma 60%, tapi mata kirinya 80% – dimana hal yang wajar untuk anak seumur rafaro.

akhirnya denny disarankan untuk pakai penutup mata sebelah, menutup matanya yang 100% selama 4 jam. dengan aktifitas mata seperti membaca, menulis, menggambar. tapi kalau main sepeda harus dilepas.

dan hanya dibolehkan nonton tv 1 jam perhari, dan main game di ipad 1 jam seminggu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s