mati lampu

April 3, 2009

tadi malam, kira kira jam 10 lebih, di rumah, mati lampu. denny yang lagi demam, malah jadi bangun. karena mati lampu, kita pasang lilin. eh dia sibuk ngajak ngobrol soal lilin, “(t)iup… (t)iup ..,” obrol denny.

trus dikasi tau, kalo itu namanya lilin. eh tetep bilangnya “(t)iup”. terus dia coba tiup beberapa kali, dan akhirnya mati juga satu lilin. dan langsung tepuk tangan.


kata

Februari 17, 2009

denny sekarang sudah ‘pak turut’ banget, gitu kata bundanya. soalnya hampir semua kata yang kita ucap, atau ajak obrol, pasti kata terakhirnya diucap balik sama denny.
trus juga denny sudah bisa berhitung satu sampai sepuluh dengan cara, di pancing penggalan kata awal, lalu denny yang menyambung penggalan kata akhir.

“sa..?”
“…tu,” kata denny.
“du…?”
“..wa,” kata denny.

waktu kemarin diajak ke indomaret, ketika melihat kopi sachet, denny dengan lantas nyebut, “..pi!”. wah kaget, koq bisa tahu.

dan kalo kita tanya, “ini apa?” tapi denny ga tau, trus dia balik tanya “..apa?”.


lampu?

Januari 8, 2009

ketika lagi gendong denny pulang dari tempat nenek,

denny berseru sambil nunjuk-nunjuk keatas, “mpu!, mpu!”.
saya bingung, lampu?, mungkin lampu penerangan jalan kali ya, pas saya nengok keatas. wah! ternyata bulan!

“bulan nak, bukan lampu,” kata saya.
“mpu!, mpu!..,” kekeuh denny masih tetep nunjuk-nujuk ke langit
:D


awas!

Januari 4, 2009

denny menggunakan kata : awas! untuk:

  • kalo manjat bangku mau naik, tapi gak bisa-bisa, karena kakinya gak sampai untuk jadi tumpuan manjat
  • ada barang gak jelas di mobil-mobilannya, dan ga bisa membuat barang-barang itu berpindah walaupun mobil-mobilannya udah ditarik-tarik
  • mainannya lagi dimainin orang lain, dan dia minta mainan itu
  • dan tentu saja kalau nyuruh orang minggir